Singapura Menang Tanpa Perang Melawan Indonesia

Tentara Indonesia dan Singapura

Singapura memang negara dengan luasan wilayah paling kecil di antara negara ASEAN, selain jumlah penduduknya. Luas wilayah negara itu hanya 718.3 kilometer persegi. Tahun 2014 diperkirakan jumlah penduduknya sekitar 5,469,700 jiwa. Bandingkan dengan luas Indonesia, negara terluas wilayahnya di antara anggota ASEAN: 1,904,569 kilometer persegi dan diperkirakan pada 2014 jumlah penduduknya sekitar 252,164,800 jiwa. Namun demikian terhadap luas wilayah dan jumlah penduduknya bukan berarti Singapura tak berdaya di hadapan Indonesia, justru sebaliknya Indonesia yang tak berdaya jika berhadapan dengan Singapura. Setidaknya hal ini bisa dilihat dari Gross Domestic Product (nominal per capita), Singapura jauh meninggalkan Indonesia. GDP (nominal) per capita Indonesia USD 5,214, sedangkan Singapura USD 64,584. Bahkan juga HDI (human development index) Singapura berada paling atas dibanding semua anggota ASEAN lainnya yaitu 0.901, Indonesia tercatat hanya 0.684.

Tulisan ini tidak dimaksudkan untuk merendahkan negara sendiri dengan menunjukkan kelebihan Singapura, tetapi dimaksudkan lebih untuk bahan instropeksi diri atau mawas diri bahwa luas negara dan jumlah penduduk yang besar bukanlah dua hal yang patut dibanggakan lagi. Kualitas dan kesejahteraan manusianyalah yang harus dikedepankan.

Sejarah memang mencatat dulunya negara kecil “nyempil” ini beberapa kali di bawah kuasa negara-negara Eropa (Portugis dan Inggris) dan Asia (Malaysia, Indonesia dan Jepang) sebelum merdeka sepenuhnya 9 Agustus 1965. Dengan pengalaman yang dilaluinya, bisa jadi Singapura menyadari bahwa posisinya yang strategis menjadi incaran negara-negara tetangganya untuk menguasainya kembali. Karenanya, negara yang terdiri dari 63 pulau ini, terutama dengan Indonesia menerapkan strategi perang Sun Tzu “Ketika musuh terlalu kuat untuk diserang, seranglah sesuatu yang berharga yang dimilikinya. Ketahui bahwa musuh tidak selalu kuat di semua hal. Entah di mana, pasti ada celah di antara senjatanya, kelemahan pasti dapat diserang. Dengan kata lain, anda dapat menyerang sesuatu yang berhubungan atau dianggap berharga oleh musuh untuk melemahkannya secara psikologis”. Ini fakta-fakta yang mendukungnya.

1. Memberikan hutang sebanyak-banyaknya kepada Indonesia
Singapura mengetahui bahwa Indonesia tidak bisa memanfaatkan sumber dayanya yang melimpah secara baik, cerdas dan optimal. Sebagai contoh bahwa Indonesia mempunyai sumber energi yang luar biasa (fosil dan terbarukan), tetapi tidak bisa memanfaatkannya dengan baik dan cenderung suka menperoleh pendapatan dengan cara instan, Indonesia lebih suka berhutang, Singapura pun memberikan hutang kepada Indonesia sampai sekarang sebesar USD 47.4 miliar. Indonesia adalah negara pengutang terbesar di Singapura, negara AS saja kalah banyak hutangnya dibanding Indonesia, AS hutangnya di urutan kedua sebesar USD 38.4 miliar. Selengkapnya ada pada link ini.

2. Indonesia impor minyak dari Singapura
Kilang minyak Indonesia sudah 20 tahun tidak bertambah. Kilang-kilang minyak Indonesia yang ada sudah tua dan produktivitasnya terus merosot. Kebutuhan minyak Indonesia saat ini sebesar 1.6 juta bpd (barrel per day). Sedangkan kilang Pangkalan Brandan, Kilang Dumai, Kilang Plaju, Kilang Cilacap, Kilang Balikpapan, Kilang Kasim dan Kilang Balongan hanya mampu berproduksi sebesar 760 ribu bpd (barrel per day), dikurangi cost recovery dan bagi hasil total produksi yang dikuasai oleh Pemerintah hanya 500 ribu bpd, sedangkan kebutuhan minyak Indonesia sebesar 1.6 juta bpd. Kekurangan sekitar 1 juta bpd ini dipenuhi dari aktivitas impor. Dari Singapura, Indonesia membeli minyak setiap hari tak kurang dari 920 ribu bpd. Selengkapnya dengarkan diskusi di MetroTV dalam link ini.

3. Menguasai telekomunikasi Indonesia
Seluruh komunikasi Indonesia disadap oleh Singapura melalui SingTel (Singapore Telecom), operator telepon milik Pemerintah Singapura melalui Telkomsel operator telepon seluler yang ada di Indonesia. Penyadapan komunikasi oleh Singapura ini dimungkinkan karena memiliki saham 35% Telkomsel. SingTel memanfaatkan posisinya menjadi fasilitator akses bagi badan-badan intelijen yang mencakup telepon dan lalu lintas internet.

Majalah ICT menulis bahwa The Sidney Morning Herald (SMH) mengungkap apa yang dilakukan oleh Singapura melalui SingTel adalah bagian kemitraan antara badan-badan intelijen negara, yang meluas ke rekan Inggris dan Amerika, untuk memanfaatkan kabel serat optik bawah laut yang menghubungkan Asia, Timur Tengah dan Eropa (SEA-ME-WE). SEA-ME-WE-3 merupakan kabel serat optik telekomunikasi bawah laut yang selesai tahun 2000 dengan panjang 39.000 kilometer.

Menurut SMH, berdasar data dari intelijen Australia didapat informasi bahwa Singapura bekerja sama dalam mengakses dan berbagi komunikasi yang dibawa oleh kabel SEA-ME-WE-3. Selengkapnya baca link ini.

4. Mempermudah penyimpanan uang orang Indonesia
Menurut survei tahunan Bank Dunia yang dituangkan dalam laporan bertajuk ‘Doing Business’ menempatkan Singapura pada peringkat pertama dengan nilai 88,27. Predikat ‘negara dengan kemudahan untuk berbisnis’ menurut survei Bank Dunia ialah yang kesembilan kalinya bagi Singapura. Sedangkan Indonesia hanya peringkat 114, lebih baik dari Kamboja dan Timor Leste di antara negara ASEAN. Sumber berita disini.

Predikat tersebut tentu saja menjadikan Singapura sebagai tempat yang aman untuk melakukan bisnis dan menyimpan uang. Tak heran jika orang Indonesia suka menyimpan uangnya di Singapura, konon jumlah simpanan itu mencapai Rp 3,000 triliun. Selengkapnya link disini.

5. Curi pasir Indonesia
Ini bukan rahasia lagi, jika Singapura baik secara legal maupun ilegal mengeruk pasir Indonesia untuk memperluas wilayahnya. Memang ada hasilnya, daratan Singapura meluas dari 581,5 km2 pada 1960-an menjadi 718.3 km2 saat ini, dan akan meluas lagi hingga 100 km2 pada 2030.

6. Bajak kaos Indonesia
Tak hanya soal yang besar-besar Singapura menang melawan Indonesia, soal desain kaos milik Indonesia pun dibajaknya. Adalah presenter ternama Daniel Mananta sedang kecewa berat. Pasalnnya, desain brand miliknya Damn ! I Love Indonesia versi bajakan tersebar luas di negara tetangga Singapura: Damn ! I Love Singapore. Daniel sungguh kecewa. Meskipun bukan untuk pertama kali karyanya dibajak, namun untuk kali ini kasus ini lebih besar.

“Sebenanrnya kita dibajak udah tiga tahunan lebih tapi masih skala kecil sih. Pas main sinetron juga crew-crew gue pake baju Damn! I Love Indonesia. Kayanya pembajakan udah kaya ga tau malu untuk ngebajak, sedih sih. Karena Damn ! I Love Indonesia punya misi untuk memperkenalkan budaya Indonesia,” ungkap Daniel. Berita selengkapnya di link ini.

Masih banyak fakta-fakta lain yang memperkuat bahwa Indonesia secara perlahan dikeruk asetnya selain uangnya oleh negara kecil yang perkasa, Singapura. Jadi siap-siap saja Indonesia dikuasai secara perlahan oleh Singapura.

___________________________________________
Info: Kepada seluruh penggemar dunia militer yang ingin mengambil atau copas koleksi foto ini, harap menyertakan linknya ya? Jika tidak disertakan link blog ini, kami akan melaporkan postingan copas tersebut ke google sebagai bentuk pelanggaran dan postingan illegal. Blog yang banyak melanggar dan berisi konten illegal/plagiat akan dihapus dari google. Atas kerjasama dan perhatiannya kami ucapkan terimakasih!!! 

Temukan kami di Twitter untuk mengupdate berita setiap harinya, Follow Portal Militer On Twitter
____________________________________________
http://militaryanalysisonline.blogspot.com/p/tips-pasang-iklan-di-blog-portal.html
=> KLIK DISINI UNTUK INFO SELANJUTNYA <=
visit www.loogix.com
DVD ANAK SHOLEH SERI TUPI DAN PINGPING HARGA RP. 85.000-,
ORDER SILAHKAN HUBUNGI 085776198615
visit www.loogix.com
DVD HARUN YAHYA SEDANG PROMO NIH, DARI HARGA RP. 150.000-, 
JADI RP. 100.000-, ORDER HUBUNGI 085776198625

Berita Militer Adalah Blog DOFOLLOW Yang dapat Memberikan Backlink Kepada Pengunjung Blog ini Hanya dengan Meninggalkan KOMENTAR Anda. Kami Harap Kerjasama Anda Untuk Tetap Menjaga Reputasi Blog ini dengan tidak Berkomentar yang Berisi SPAM


EmoticonEmoticon