Diam-diam, China bangun pangkalan Militer di Laut China Selatan

China bangun pangkalan militer di Laut China Selatan
Seperti sedang menyiapkan agresi militernya
Langkah China mengklaim secara sepihak Laut China Selatan membuat gerah bangsa-bangsa di kawasan Asia Tenggara, mulai dari Vietnam, Filipina, bahkan Indonesia. Guna mendukung klaim tersebut, ternyata China secara diam-diam membangun benteng di lautan yang kini menjadi sengketa sejumlah negara.

Hal itu terungkap dalam sebuah foto satelit yang disebarkan salah satu media di Amerika Serikat, Vox. Dalam foto tersebut, terlihat Angkatan Laut China tengah mengirim peralatan pembangunan terhadap sebuah pulau kecil di tengah laut, dan dengan cepat membuatnya lebih besar dibanding ukuran sebelumnya.

Vox meyakini, foto tersebut diambil dari Gugusan Karang dekat Kepulauan Spratly, di mana lokasi tersebut masih menjadi lokasi sengketa antara China, Filipina dan Vietnam. Gambar ini diambil dari Airbus Defence and Space pada 14 November 2014 lalu, dan dibeberkan ke publik awal maret ini.

China juga ikut mengklaim wilayah
Natuna ke dalam wilayah sengketa
Laut China Selatan
Dalam foto pertama memperlihatkan kondisi karang akhir Agustus. Ketika itu, seluruh badan pulau seluruhnya masih terendam air dan hanya terdapat sebuah beton yang dibangun AL China. Namun, pada foto kedua terjadi perubahan besar, di mana di lokasi yang sama lebar pulau menjadi 3.000 yard.


Seorang pengamat pertahanan dari IHS Jane menyakini, pulau buatan yang dibangun militer China itu merupakan landas pacu bagi pesawat. Tak hanya itu, di bagian selatan juga terdapat sebuah pelabuhan yang memungkinkan kapal-kapal perang China bersandar di pulau tersebut.

Dalam sebuah wawancara, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Hong Lei mengklaim pekerjaan pembangunan di Laut China Selatan lumrah dilakukan pemerintahannya. Hong meyakini, pembangunan itu berlangsung di wilayah China dan akan terus berlanjut.

"Kami punya hak untuk melakukan ini," tegas Hong kepada wartawan asing.

Pembangunan yang dilakukan China secara sepihak tersebut membuat Amerika Serikat gerah. Menteri Luar Negeri AS John Kerry dan Menteri Pertahanan AS Ash Carter meminta China untuk menghentikan pembangunan pulau tersebut. Mereka beranggapan, reklamasi tersebut telah meningkatkan ketegangan di antara negara-negara yang menolak klaim China terhadap Laut China Selatan.

Dalam surat itu, mereka mengecam China dan akan berhadapan dengan konsekuensi yang serius setelah Beijing mengumumkan perluasan zona pertahanan udara. 

"Di saat negara lain membangun sesuai luasan pulau, China malah memperluas ukurannya, struktur dan fisik dari dataran itu. Perubahan itu telah mengubah status quo terhadap Laut China Selatan," tegas kedua menteri tersebut dalam surat resminya.


___________________________________________
Info: Kepada seluruh penggemar dunia militer yang ingin mengambil atau copas koleksi foto ini, harap menyertakan linknya ya? Jika tidak disertakan link blog ini, kami akan melaporkan postingan copas tersebut ke google sebagai bentuk pelanggaran dan postingan illegal. Blog yang banyak melanggar dan berisi konten illegal/plagiat akan dihapus dari google. Atas kerjasama dan perhatiannya kami ucapkan terimakasih!!! 

Temukan kami di Twitter untuk mengupdate berita setiap harinya, Follow Portal Militer On Twitter
____________________________________________
http://militaryanalysisonline.blogspot.com/p/tips-pasang-iklan-di-blog-portal.html
=> KLIK DISINI UNTUK INFO SELANJUTNYA <=
visit www.loogix.com
DVD ANAK SHOLEH SERI TUPI DAN PINGPING HARGA RP. 85.000-,
ORDER SILAHKAN HUBUNGI 085776198615
visit www.loogix.com
DVD HARUN YAHYA SEDANG PROMO NIH, DARI HARGA RP. 150.000-, 
JADI RP. 100.000-, ORDER HUBUNGI 085776198625

1 komentar

Berita Militer Adalah Blog DOFOLLOW Yang dapat Memberikan Backlink Kepada Pengunjung Blog ini Hanya dengan Meninggalkan KOMENTAR Anda. Kami Harap Kerjasama Anda Untuk Tetap Menjaga Reputasi Blog ini dengan tidak Berkomentar yang Berisi SPAM


EmoticonEmoticon