Riset Gunung Padang Cianjur Ditawar 12 Triliun Oleh Asing

Kita semua telah tahu, bahwa penelitian Tim Terpadu Riset Mandiri (TTRM) telah menemukan tanda-tanda bahwa di bawah bukit itu ada sebuah objek buatan manusia yang berusia sangat tua. Di beberapa bagian usianya bisa mencapai kisaran 20 ribu tahun.

Staf Khusus Presiden Andi Arief yang sedang berada di Gunung Padang kala itu mengatakan bahwa wisatawan-wisatawan asing yang berkunjung ke Gunung Padang merasa bahwa Gunung Padang dibangun oleh leluhur mereka juga. Wisatawan asing ini berasal dari Jerman, Tiongkok dan Yunani, bahkan Malaysia.

Andi Arief 

Andi menambahkan bahwa informasi itu dia peroleh dari Pak Nanang, salah seorang Juru Pemelihara Gunung Padang yang sudah sekian lama menjadi pemandu turis di situs yang mungkin merupakan situs peninggalan tertua manusia yang masih tersisa dan masih dapat disaksikan di planet Bumi.

Hingga kini, situs mahakarya leluhur bangsa Indonesia dan mungkin juga leluhur semua bangsa di dunia ini pernah dikunjungi oleh empat pemimpin negara kesatuan Republik Indonesia, yaitu Presiden Sukarno, Presiden Soeharto, Presiden Megawati Soekarnoputri dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di situs mahakarya Gunung Padang Cianjur.

Riset Gunung Padang Ditawar 12 Trilyun

Misteri Gunung Padang menarik perhatian dunia internasional. Sejak lama para ahli di belahan dunia menyatakan keinginannya untuk terlibat dalam riset di situs megalitikum yang terletak di Cianjur, Jawa Barat itu. Sebuah konsorsium pernah menawar riset situs megalitikum Gunung Padang di Cianjur, Jawa Barat, seharga Rp 12 triliun.

Tawaran itu disampaikan seseorang dari sebuah konsorsium kepada insiator Tim Terpadu Riset Mandiri (TTRM) Andi Arief dalam pertemuan setelah shalat Jumat (7/11/2014) lalu. Habis shalat Jumat tadi saya memenuhi undangan pribadi dari seseorang yang saya belum kenal sebelumnya. Saya diundang oleh kawan saya yang dulu di PRD,” tulis Andi Arief dalam laman Facebook miliknya.

Dalam pertemuan itu, sang pemimpin konsorsium didampingi empat orang staf. Kepada Andi Arief, sang pemimpin konsorsium mengatakan uang sebesar Rp 12 triliun itu ditukar dengan 60 persen saham.

“Saya kaget juga. Saya bilang, saya pikirkan dulu karena ini memang masih milik TTRM. Tapi ada inisiator sesungguhnya, Pak SBY dan ada keterlibatan TNI sebagai pelindung,” kata Andi Arief lagi.

“Di samping itu sepertinya riset ini sudah menjadi milik masyarakat karena sejarah kita sedang menghadapi pertanyaan serius,” ujar mantan Staf Khusus Presiden kala itu. Dia mengatakan, dirinya dan TTRM sama sekali tidak pernah memikirkan riset Gunung Padang memasuki wilayah komersil.


Mereka juga berniat memberikan pengelolaan situs kepada pihak swasta lain. Mereka perpendapat Gunung Padang akan menjadi sesuatu yang luar biasa menguntungkan baik untuk negara maupun bisnis mereka. Selain tentu saja menguntungkan masyarakat.


Andi Arief, masih dalam keterangannya, mengatakan bahwa di tengah perjuangan melakukan survei dengan pendanaan apa adanya, dan kisah utang di beberapa tempat yang belum dilunasi serta masih belum turunnya janji dana survei dari pemerintah sebesar Rp 3 miliar, angka Rp 12 triliun tentu cukup berarti sebagai tawaran.

Selama ini pula, sambungnya, dirinya dan TTRM sudah kerap difitnah seolah mengambil keuntungan dari riset yang selama ini mereka lakukan. Sebagai orang timur, saya ucapkan terima kasih karena sudah mengapresiasi riset TTRM sampai berminat membelinya dan saya akan kemukakan dulu tawaran ini kepada tim peneliti, Pak SBY, dll,” kata Andi Arief.

Sketsa Terbaru Gunung Padang Cianjur – Tim Terpadu Riset Mandiri (TTRM) yang melakukan penelitian di situs megalitikum Gunung Padang di Cianjur, Jawa Barat, hari Senin (7/7) merilis sketsa terbaru Gunung Padang. Berdasarkan uji penanggalan jejak karbon yang dilakukan Laboratorium Batan, pada material paleosoil di kedalaman empat meter menunjukkan usia 5.500 tahun Sebelum Masehi (SM). Sementara hasil dari Laboratorium Beta Miami, Florida, Amerika Serikat (AS), material dari kedalaman empat hingga 10 meter berasal dari masa 7600-7800 SM.

Pada bagian lain, dia mengatakan, dirinya dan TTRM tidak akan melanggar prinsip bahwa riset yang selama ini mereka lakukan di Gunung Padang adalah sumbangan buat negara. Sementara itu Pemerintah sudah menerbitkan peraturan khusus mengenai penelitian di situs megalitikum Gunung Padang, di Cianjur, Jawa Barat sejak tahun 2014 lalu.

Tepatnya pada tanggal 17 Agustus 2014 dibentuk Tim Nasional untuk Pelestarian dan Pengelolaan Situs Gunung padang berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No.225/P/2014 yang anggota penelitinya adalah TTRM ditambah para ahli dari berbagai institusi di seluruh Indonesia. Payung hukum yang lebih kuat ini dibutuhkan agar penelitian yang telah berlangsung selama tiga tahun itu tidak terhenti begitu saja.

Gunung Padang Mulai Menyedot Perhatian Penulis dan Ilmuwan Dunia

Situs megalitikum Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat, terus menyita perhatian publik. Bahkan, selain sudah menjadi pembahasan di dalam negeri, juga menyedot perhatian dunia. “Alhamdulillah, penulis terkemuka luar negeri berdatangan, mereka ingin membantu,” jelas inisiator TTRM Gunung Padang, Andi Arief dalam pesan singkatnya.

Misalnya saja arkeolog asal Bosnia Herzegovina, Semir Sam Osmanagich terpukau oleh situs Gunung Padang. Situs berbentuk punden berundak era kebudayaan megalitikum itu, kata dia, memiliki nilai ilmu pengetahuan yang sangat tinggi. Selain itu, situs juga memperlihatkan potensi wisata yang besar.
Bosnia Herzegovina, Semir Sam Osmanagich gunung padang

Arkeolog asal Bosnia Herzegovina, Semir Sam Osmanagich (kanan) (pict by: Semir Sam Osmanagich)
Karena itu Sam mendukung agar penelitian berbagai instansi di Gunung Padang terus dilanjutkan.

“Saya sangat kagum dengan situs ini. Keberadaan situs ini sangat penting bagi ilmu pengetahuan dalam dan luar negeri,” kata Sam saat mengunjungi Gunung Padang pada Mei 2014 lalu (lihat video).

Ia ditemani geolog asal Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Danny Hilman, yang sebelumnya juga meneliti di situs Gunung Padang.
_________________________________________________
Info: Kepada seluruh penggemar dunia militer yang ingin mengambil atau copas koleksi foto ini, harap menyertakan linknya ya? Jika tidak disertakan link blog ini, kami akan melaporkan postingan copas tersebut ke google sebagai bentuk pelanggaran dan postingan illegal. Blog yang banyak melanggar dan berisi konten illegal/plagiat akan dihapus dari google. Atas kerjasama dan perhatiannya kami ucapkan terimakasih!!!
____________________________________________
http://militaryanalysisonline.blogspot.com/p/tips-pasang-iklan-di-blog-portal.html
=> KLIK DISINI UNTUK INFO SELANJUTNYA <=
made at loogix.com
PEMESANAN TIKET PESAWAT, KERETA API, PULSA DAN LAIN-LAIN
HUBUNGI KAMI KE 085776198625
visit www.loogix.com
DVD ANAK SHOLEH SERI TUPI DAN PINGPING HARGA RP. 85.000-,
ORDER SILAHKAN HUBUNGI 085776198615
visit www.loogix.com
DVD HARUN YAHYA SEDANG PROMO NIH, DARI HARGA RP. 150.000-, 
JADI RP. 100.000-, ORDER HUBUNGI 085776198625
http://www.loogix.com/
DVD ANAK BERMAIN SAMBIL BELAJAR BERSAMA MIMI ADA 4 CD
PLUS DAPAT 2 BONEKA JARI, PANDUAN DONGENG DAN KARTU CERDAS
DAPATKAN SEMUANYA DENGAN HARGA RP. 95.000
ORDER HUBUNGI 085776198625

1 komentar

Gunung padang benar benar situs yang misterius,.. kira kira misteri apa ya yg ada dibawahnya. Dengar2 katanya ada teknologi yang begitu maju , bahkan teknologi amerika sekarang pun ga ada apa apanya. ???

Berita Militer Adalah Blog DOFOLLOW Yang dapat Memberikan Backlink Kepada Pengunjung Blog ini Hanya dengan Meninggalkan KOMENTAR Anda. Kami Harap Kerjasama Anda Untuk Tetap Menjaga Reputasi Blog ini dengan tidak Berkomentar yang Berisi SPAM


EmoticonEmoticon