Apakah kita sudah siap menghadapi bahaya perang modern?

Perang modern kerusakan yang diakibatkan bisa lebih fatal
ketimbang perang konvensional yang sudah pernah terjadi sebelumnya
(google.image.com)
Benarkah negara kita sudah merdeka?
Kita semua sudah tahu bahwa pada tanggal 17 Agustus 1945 negara kita telah merdeka dari penjajahan, namun dibalik kemerdekaan itu sebenarnya telah berlangsung perang besar di negara kita. Banyak orang bilang bahwa negara kita sekarang sedang dijajah, tapi penjajahan yang bagaimana? Mana musuhnya? Itulah yang disebut dengan perang modern, lalu apa yang akan kita lakukan untuk menghadapi dan memenangkan perang modern ini?

Apa perang modern itu?
Definisi Perang modern adalah suatu bentuk perang yang dilakukan secara non militer dari negara maju / asing untuk menghancurkan suatu negara tertentu melalui bidang IPOLEKSOSBUDHANKAM (Ideologi Politik Sosial Budaya Pertahanan dan Keamanan). Perang modern dapat pula dikatakan sebagai bentuk kontrol dari negara-negara koalisi global yang dimotori oleh negara besar terhadap negara lain yang tidak mengakomodasi kepentingan negara koalisi tersebut atau membahayakan negaranya.

Dalam melancarkan kegiatan perang modern ini, maka negara-negara maju tersebut banyak menggunakan tehnologi dan cara-cara intelijen dalam menggelar perang ini. Bila kita berbicara tentang intelijen, maka kita sama halnya berbicara tentang “SANTET”, mengapa demikian ? Karena dilihat dari cara kerjanya dan efek yang ditimbulkannya sungguh luar biasa yaitu kerusakan, memecah belah, frustasi atau kegilaan, kehancuran serta kematian. Meskipun efek yang ditimbulkan sungguh luar biasa, namun kegiatannya sulit dibuktikan, hanya orang-orang yang memiliki naluri dan percaya tentang intelijen yang bisa memahami akan situasi dan kondisi ini.

Disadari ataupun tidak, ada negara "besar" bersama koalisinya yang sedang menggelar konsep perang modern di wilayah Indonesia dengan tujuan memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) supaya lemah dan dapat dikuasai Sumber Daya Alamnya (SDA). Kebanyakan masyarakat indonesia tidak menyadarinya bahwa diri mereka saat ini sedang dijajah dan menjadi korban dari perang modern. Asing merubah konsepnya dari perang konvensional menjadi non konvensional (perang modern) karena harganya yang sangat murah meriah dan hasilnyapun sangat dahsyat hingga mampu merusak sendi-sendi kekuatan negara sasaran tersebut. Hal tersebut sangat berbahaya bagi keutuhan wilayah NKRI karena didalamnya telah hidup jutaan manusia yang berasal dari berbagai macam elemen Suku, Agama, Ras dan Budaya (SARA) sehingga sangat memungkinkan bagi asing untuk "bermain" didalamnya dan setiap kerusuhan bisa dipastikan adanya "domplengan" atau "tunggangan" dari pihak luar.

Perubahan bentuk dari perang konvensional menjadi non konvensional ini dengan mengandalkan : 
- Kekuatan Ideologi
- Kekuatan Politik
- Kekuatan Ekonomi
- Kekuatan Sosial Budaya
- Kekuatan militer tetap disiapkan untuk mengantisipasi bila cara non konvensional tidak berhasil

Tujuan dari perang modern
- Mengeliminir kemampuan negara sasaran agar tidak menjadi suatu potensi ancaman 
- Melemahkan kemampuan negara sasaran sehingga semakin tergantung dan lebih mudah ditekan
- Melemahkan kemampuan negara sasaran
- Kemudian menguasai secara mutlak

Tahap-tahap perang modern
1. Tahap Infiltrasi
2. Tahap Adu Domba
3. Tahap Eksploitasi 
4. Tahap Cuci Otak
5. Tahap Propaganda Internasional
6. Tahap Invansi / pencapaian sasaran
1. Tahap Infiltrasi 
Sebelum melancarkan aksinya, para aktor perang modern ini mulai masuk dan menyusup kedalam sendi kehidupan negara sasaran, meliputi bidang :
- Intelijen
- Militer
- Pendidikan
- Ekonomi
- Ideologi
- Politik / Pemerintahan
- SOSBUD / Kultur dan Agama
- Bantuan-bantuan asing
- Kerjasama disemua bidang
- Media / Informasi
2. Tahap Adu Domba 
Pada tahap ini, para aktor perang modern mulai berusaha memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, dengan cara :
- Timbulkan kekacauan / kekerasan
- Timbulkan konflik horisontal (SARA)
- Timbulkan / bantu separatis adakan pemberontakan
- Timbulkan perang saudara
3. Tahap Eksploitasi. 
Pada tahap ini, para aktor perang modern sudah mulai berusaha menghancurkan dan melemahkan sasaran yang menjadi titik berat kekuatan negara, meliputi :
- Intelijen
- TNI
- Ekonomi
- Politik
- Budaya
- Ideologi
4. Tahap Cuci Otak.
Pada tahap ini, para aktor perang modern akan merubah paradigma / pola cara berpikir terhadap wawasan negara atau wawasan kebangsaan.
5. Tahap Propaganda Internasional.
Pada tahap ini, para aktor perang modern akan membuat propaganda kepada dunia internasional, mereka berusaha mencari pembenaran atas tindakannya dan mencari alasan untuk menyudutkan negara sasaran.
6. Tahap Invansi / Pencapaian Sasaran.
Setelah melalui berbagai macam tahapan diatas, para aktor perang modern akan menggunakan kekuatan militernya untuk merebut dan menguasai sasaran, hingga pada akhirnya negara tersebut dapat dikendalikan olehnya .

Bentuk-bentuk perang modern yang kita sering jumpai
- Propaganda
- Pemanfaatan Tehnologi Informasi, Penyadapan dan lain-lain
- Mengendalikan Pejabat Negara
- Narkoba
- Pornografi 
- Kegiatan orang asing di Indonesia
- Gerakan Hak Azasi Manusia, LSM dan lain-lain
- Konflik yang mengatasnamakan agama
- Konflik antar suku
- Embargo ALUTSISTA

Contoh perang modern di luar negeri
Invasi negara besar yang di motori oleh Amerika Serikat (AS) terhadap negara-negara timur tengah (Irak) dengan dalih mencari senjata pemusnah massal dan terorisme adalah salah satu contoh dari di gelarnya konsep perang modern. Mereka memiliki kepentingan tetapi tidak bisa menguasai ataupun mengontrol negara sasaran, sehingga perlu untuk digelar perang modern di ditimur tengah dan menggulingkan pemerintahannya untuk kemudian diganti dengan pemerintahan baru yang pro AS. Sehingga AS bisa lebih mudah untuk mengontrol negara bentukannya tersebut sesuai dengan keinginan mereka.
Mereka (AS) dengan dalih mencari senjata pemusnah masal meski tidak terbukti keberadaannya telah berhasil merobohkan sebuah negara yang berdaulat dan mengganti pemerintahannya sesuai keinginan mereka. Dan untuk menutupi operasi perang modern yang mereka lancarkan, mereka kemudian mencari pembenaran di mata internasional dengan dalih adanya pelanggaran Hak asasi manusia (HAM) berat di Irak. Kenapa Irak yang konon katanya kuat bisa dengan mudah ditekuk oleh AS? Karena AS sebelumnya telah melancarkan perang modern dengan sasaran masyarakatnya yang dengan mudah bisa dipecah dan dikotak-kotakkan (sunni dan syiah) sehingga pada saat di Invasi, Irak dalam posisi lemah dan tidak adanya persatuan ikatan yang kuat. AS juga telah berhasil mencari dukungan internasional dengan kebohongannya bahwa Irak telah membuat Senjata pemusnah massal sehingga perlu untuk dijadikan musuh bersama dan di Invasi. Setelah perang usai AS kembali membuat propaganda dengan pembuatan sebuah film yang berjudul ” GREENZONE “ untuk menggiring opini publik supaya membenarkan penyerangannya atas Irak.

Pertanyaannya apakah Indonesia akan bernasib sama? Karena saat ini asing juga sedang menggelar konsep perang modernnya di Indonesia.

Bagaimana Perang modern di indonesia?
Pemberontakan di Aceh (GAM), RMS (Maluku) dan Organisasi Papua Merdeka (OPM) adalah sebagian kecil contoh dari adanya perang modern. Lantas dari mana mereka dapat pasokan dana dan senjata? mereka timbul karena adanya sifat tidak puas terhadap pemerintah kemudian mereka protes dan tanpa disadari kegiatan mereka telah ditunggangi dan mendapatkan dorongan dari pihak luar untuk melakukan suatu pemberontakan dan perlawanan bersenjata kepada pemerintah. Asing hanya membiayai dan menyediakan segala keperluannya sedangkan pelakunya adalah mereka yang tidak puas terhadap pemerintah. Dana yang mereka dapatkan biasanya disalurkan melalui Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang dibiayai oleh asing dengan kedok sumbangan atau donatur seperti gerakan yang mengatasnamakan HAM. Untuk itu kita semua harus mengawasi dan mewaspadai setiap pergerakan asing dalam menggelar perang modern ini.

Suku dan Budaya
Tidak hanya mereka yang bersenjata yang perlu kita waspadai, namun kegiatan orang asing di Indonesia juga perlu kita waspadai misalnya seorang ahli anthropogi (peneliti budaya), memang tugas mereka hanya meneliti, namun yang jadi petanyaan adalah untuk siapa dan untuk apa dia melakukan penelitian tersebut? Seperti halnya di daerah pedalaman Papua, apabila kita orang Indonesia masuk kedalam sana banyak saudara-saudara kita di Papua ini menaruh kecurigaan terhadap kehadiran kita, namun ketika orang asing tinggal disana hingga beranak pinakpun tidak ada yang mencurigai, ini adalah fakta dilapangan, seperti halnya perusahaan Freeport kita hanya bisa menyaksikan orang asing mengeruk dan merampok kekayaan alam kita dan sampai sekarang kita tidak mampu berbuat apa-apa, ada apa dibalik semua itu? 
Indonesia memiliki banyak pulau besar dan kecil sehingga melahirkan berbagai suku dan budaya yang berbeda-beda dan itu merupakan senjata yang potensial bagi kacamata mereka untuk menghancurkan negara kita, seperti halnya terjadinya konflik di Ambon, Poso, Kalimantan, Papua. Itu semua adalah permainan mereka dalam menggelar perang modern di Indonesia.

Ideologi dan Agama
Sudah lama intelijen asing telah mempelajari cara untuk menghancurkan suatu negara dengan menggunakan senjata yang ampuh namun tidak telihat, salah satunya adalah idiologi dan agama. Mereka tahu bahwa masyarakat Indonesia ini kebanyakan ingin berbuat sesuatu yang lebih untuk agamanya namun tidak diimbangi dengan ilmu dan pengetahuan yang cukup, sehingga mudah terprovokasi dan digerakkan dengan dalih pembelaan agama. Seringkali dalang dibalik kejadian-kejadian dinegara kita ini sengaja memunculkan isyu-isyu keras tentang pembelaan agama untuk memprovokasi dan menggerakkan umatnya, sehingga sering muncul konflik-konflik antar agama, muncul isyu terroris dan yang terkini adalah munculnya isyu ISIS di Indonesia, semua itu adalah skenario dalang untuk merubah idiologi pancasila guna menghancurkan negara kita, karena mereka tahu bahwa agama adalah senjata yang potensial untuk menghancurkan Indonesia saat ini.

Politik dan Pemerintahan
Dibidang politik dan pemerintahan, saat ini negara kita sedang mengalami krisis multi dimensi, khususnya krisis moral, baik moral pejabat maupun moral rakyatnya. Para aktor yang menggelar perang modern ini, mereka dengan mudah sekali masuk dan mengacak-acak negara kita, mereka memiliki dana, mereka juga berani mendanai orang-orang yang pintar berbicara supaya bisa duduk di kursi dewan, sehingga mereka dapat dengan mudah untuk membuat peraturan atau undang-undang sesuai yang dikehendaki oleh penyandang dana.

Kemudian upaya memperkaya diri dengan korupsi terus saja terjadi. Para pejabat korup dibiarkan bebas beraksi. Tak ada negara asing yang berteriak atau meminta pemerintah kita untuk serius memberantas korupsi. Mereka seolah setuju jika negara ini banyak koruptornya.

Sosial
Saat ini kehidupan sosial masyarakat indonesia banyak dipengaruhi oleh kemajuan tehnologi. Indonesia terkenal dengan sebutan negara konsumen karena memiliki daya beli yang tinggi, namun sayangnya masyarakat kita belum siap, sehingga semua itu mulai merubah kehidupan sosial masyarakatnya, dulu masyarakat kita terkenal dengan perilaku atau budaya yang ramah, sopan, tepo seliro, gotong royong, kini mulai berubah menjadi anarkis, kurang etika, dan kurang peduli terhadap orang lain sebagai contoh : ketika kita naik Kereta Api (KRL) Bogor – Jakarta, kalau dulu saat kita duduk kemudian melihat ada orangtua sedang berdiri maka cepat-cepat kita mempersilahkan untuk duduk kemudian kita yang berdiri, namun sekarang sudah berbeda, saat ada orang tua berdiri maka kita pura-pura tidak melihat dan pura-pura sibuk dengan HP atau gadget kita.

Itulah dampak yang ditimbulkan dari kemajuan tehnologi yang kemudian dimanfaatkan oleh negara-negara maju untuk merusak moral melalui penyebaran pornografi dan lain-lain. Semua itu yang membuat bangsa kita kehilangan identitas diri dan tidak percaya lagi dengan budaya sendiri, yang akhirnya kita akan berkiblat pada budaya barat, sehingga kita mudah dikendalikan oleh negara-negara maju tersebut, dan itulah yang diharapkan oleh mereka.

LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat)
Pendek kata, Indonesia saat ini sedang diacak-acak oleh para intelijen asing dengan kepentingan mereka masing-masing. Celakanya lagi, pergerakan intelijen asing ini menggunakan kaki-kaki orang Indonesia sendiri. Dengan kata lain, saat ini ribuan warga Indonesai sudah menjadi mata-mata intelijen asing. Ironis sekali ! 

Melalui Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) inilah asing biasanya menyalurkan dananya dengan kedok sumbangan atau donatur seperti gerakan yang mengatasnamakan HAM. Mereka dengan mudah sekali masuk dan mengacak-acak negara kita, mereka memiliki dana, mereka berani membayar LSM–LSM para pengkhianat bangsa.

Pendidikan
Dalam melancarkan aksi perang modern ini, bidang pendidikan juga dijadikan target sasaran, karena melalui pendidikan ini nantinya akan terbentuk karakter generasi dan calon pemimpin bangsa. Dulu ada mata pelajaran yang disebut Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa (PSPB) dan Pendidikan Moral Pancasila (PMP), diganti menjadi PKN, sekarang diganti menjadi TEMATIK, kedepan diganti apa lagi ya? Padahal itu adalah mata pelajaran yang membentuk karakter generasi penerus bangsa ini. Banyak generasi muda sekarang sudah tidak tahu siapa pahlawan yang berjuang untuk bangsa ini dulunya? Kalo sudah tidak tahu siapa pahlawan bangsa ini dan tidak bisa menghargai jasa para pejuang terdahulunya, trus mau jadi apa bangsa ini? Tinggal dibelokkan saja arah bangsa ini.

Kemudian sekarang ada ekskul baru diluar sekolah, yaitu tawuran. Saat ini tawuran dan kekerasan dikalangan siswa sekolah sepertinya sudah menjadi trend baru dan hal biasa dikalangan siswa. Lalu bagaimana bisa mencetak generasi yang bagus kalau dari awal sudah diacak-acak, dan semua itulah yang diharapkan oleh aktor perang modern ini.

Itulah fakta mengenai perang modern khususnya di Indonesia yang selama ini sedang berlangsung namun kita tidak menyadarinya. Dan apabila kita terus tidak menyadarinya, maka perang ini akan menjadi perang sepihak dimana negara kita yang menjadi musuh mereka akan trus dirongrong dan diacak-acak hingga tak berkutik yang akhirnya dikuasai oleh mereka. Lalu bagaimana cara menghadapi dan memenangkan perang modern ini? 
Perang modern ini tidak bisa dihadapi oleh seorang diri atau sebuah institusi tertentu, namun kita semua harus bersama-sama untuk menghadapinya. Lalu apa yang harus kita lakukan untuk memenangkan perang ini ?
1. Kita harus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan menjalankan segala kewajiban dan menjauhi segala larangan-Nya sesuai dengan ajaran agamanya masing-masing dengan benar.
2. Kita harus meningkatkan wawasan kebangsaan dan menciptakan jiwa nasionlisme yang tinggi kepada seluruh komponen anak bangsa, agar kita semua mencintai tanah air ini.
3. Kita harus menjaga dan melestarikan budaya kita, karena itu adalah identitas kita.
4. Kita harus mendidik dan menciptakan generasi baru yang berkarakter, cerdas dan berakhlak agar menjadi pemimpin yang hebat dimasa depan.
5. Kita harus menyatukan kembali ideologi bangsa kita yaitu Ideologi Pancasila.
6. Kita harus bekerja secara profesional sesuai bidang kita masing-masing, agar negara kita ini kuat disemua bidang.
7. Kita harus meningkatkan kerukunan hidup, agar persatuan dan kesatuan bangsa kita tetap terjaga.
--------------------------------------------------------------------------------------
Tulisan diatas merupakan contoh kecil kondisi bangsa Indonesia saat ini, Untuk itu diharapkan peranan kita masing-masing secara nyata untuk menghadapi perang modern ini. Indonesia saat ini tidak hanya memerlukan orang-orang yang pandai saja, namun juga memerlukan orang yang berakhlak, orang yang cinta tanah air dan orang rela berkorban demi bangsa dan negaranya.
_________________________________________________
Info: Kepada seluruh penggemar dunia militer yang ingin mengambil atau copas koleksi foto ini, harap menyertakan linknya ya? Jika tidak disertakan link blog ini, kami akan melaporkan postingan copas tersebut ke google sebagai bentuk pelanggaran dan postingan illegal. Blog yang banyak melanggar dan berisi konten illegal/plagiat akan dihapus dari google. Atas kerjasama dan perhatiannya kami ucapkan terimakasih!!!
____________________________________________
http://militaryanalysisonline.blogspot.com/p/tips-pasang-iklan-di-blog-portal.html
=> KLIK DISINI UNTUK INFO SELANJUTNYA <=
made at loogix.com
PEMESANAN TIKET PESAWAT, KERETA API, PULSA DAN LAIN-LAIN
HUBUNGI KAMI KE 085776198625
visit www.loogix.com
DVD ANAK SHOLEH SERI TUPI DAN PINGPING HARGA RP. 85.000-,
ORDER SILAHKAN HUBUNGI 085776198615
visit www.loogix.com
DVD HARUN YAHYA SEDANG PROMO NIH, DARI HARGA RP. 150.000-, 
JADI RP. 100.000-, ORDER HUBUNGI 085776198625
http://www.loogix.com/
DVD ANAK BERMAIN SAMBIL BELAJAR BERSAMA MIMI ADA 4 CD
PLUS DAPAT 2 BONEKA JARI, PANDUAN DONGENG DAN KARTU CERDAS
DAPATKAN SEMUANYA DENGAN HARGA RP. 95.000
ORDER HUBUNGI 085776198625

made at loogix.com
Madu Diet Buat Kalian Yang Mau Melangsingkan Badan
Pengalaman: Dengan Meminum Madu Diet Bisa Menurunkan 4-5 Kg/bulan Tanpa Efek Samping. Pemesanan Hubungi 0857 7619 8625
Harga : Rp. 50.000/botol

Berita Militer Adalah Blog DOFOLLOW Yang dapat Memberikan Backlink Kepada Pengunjung Blog ini Hanya dengan Meninggalkan KOMENTAR Anda. Kami Harap Kerjasama Anda Untuk Tetap Menjaga Reputasi Blog ini dengan tidak Berkomentar yang Berisi SPAM


EmoticonEmoticon