TNI AU Akan Tunda Latihan Pesawat Tempur Jika Ganggu Pilpres

Pihak TNI AU, memaklumi jika latihan yang digelar pada Senin (7/7/2014) ini membuat para warga bertanya-tanya. Pasalnya, sebanyak lima unit pesawat tempur F16 Fighting Falcon, terbang rendah di beberapa wilayah Jakarta. Terlebih, saat ini menjelang hari Pemilihan Presiden yang akan digelar lusa, 9 Juli 2014.

Namun, jika memang kegiatan tersebut mengganggu, pihaknya akan menunda latihan yang merupakan agenda rutin tahunan tersebut. "Kami akan lihat situasi nanti. Jika memang pada hari pencoblosan, 9 Juli nanti mengganggu, karena suara bising, akan kami pending kegiatannya. Atau kami lakukan bermain skenario high altitude (terbang tinggi - red)," kata Marsekal Pertama TNI AU Hadi Tjahjanto,

Kepala Dinas Penerangan TNI AU, ketika dihubungi Wartakotalive.com, Senin (7/7/2014). Kegiatan latihan tahunan rutin TNI AU, itu dikendalikan Komando Pertahanan Udara Nasional. Digelar pada 7 Juli sampai 14 Juli 2014. Latihan tersebut, untuk mengantisiipasi penerbangan yang masuk tanpa ijin di wilayah Indonesia.

Berita Militer Adalah Blog DOFOLLOW Yang dapat Memberikan Backlink Kepada Pengunjung Blog ini Hanya dengan Meninggalkan KOMENTAR Anda. Kami Harap Kerjasama Anda Untuk Tetap Menjaga Reputasi Blog ini dengan tidak Berkomentar yang Berisi SPAM


EmoticonEmoticon