Artikel Kiriman Pembaca, Pengalaman Mengunjungi Kem (Markas) TDM/TLDM - ATM

Lain lubuk lain ikannya, lain padang lain belalang, jauh berjalan luas pemandangan. Berikut dibawah ini ane berbagi sedikit cerita yang ane dapat lihat, dan rasakan ketika mengunjungi kem (markas) TDM di Terendak Melaka, Padang Tembak KL, Jesselton dan Kota Belud, serta Pangkalan TLDM Sepanggar, beberapa tahun lalu: 


1. Kem (Markas) kebanyakan terletak dipinggiran bahkan diluar kota. Jarang sekali yang terdapat di dalam kota, apalagi pusat kota. Malah Kem Kota Belud (tempat mangkalnya kenderaan lapis baja di Sabah) terletak jauh diluar kota.

2. Kem (Markas) mempunyai banyak tempat perlindungan/bunker, termasuk sarang senapan mesin dan mortar (mortir).

3. Jika Kem tersebut berada di daerah pantai pasti menghadap ke laut, termasuk sarang-sarang SMR dan Mortir tadi.

4. Pegawai Waran ( semacam Bintara Tinggi berpengalaman ) sangat disegani, termasuk dari kalangan perwira.

5. Barak (Perumahan) bersusun bertingkat-tingkat (malah ada yg sampai lebih 10 lantai). Ini bagus menurut saya, bisa menghemat lahan untuk perumahan personil dan keluarganya. Tiap-tiap barak punya nama masing-masing. Misalnya, Kasturi, Lekir, Cemara, Semarak, dan dipisahkan antara barak bujangan dan yang sudah berkeluarga. Mayoritas sih yang bujangan tinggal dalam Kem, karena yang berkeluarga kebanyakan sudah mempunyai rumah sendiri. ( Bantuan Kerajaan/Pemerintah saya akui sangat bagus, membantu mensejahterakan tentaranya. Kemudahan pinjaman dari bank, perumahan, pendidikan, kenderaan, semua bisa didapatkan dengan mudah, tanpa perlu puyeng urus sana sini, pinjam sana sini). 

6. Fasilitas sangat lengkap. Termasuk sarana peribadatan, pendidikan, deretan toko, termasuk Supermarket. (Pangkalan TLDM di Sepanggar malah dibangun Giant yang lumayan besar dan banyak deretan toko-toko, pokoknya super lengkap, layaknya sebuah kota kecil).

7. Tidak ada istilah jatah beras, ransum bulanan, ULP, apalagi remunirasi atau gaji 13 seperti di Indonesia. Semuanya langsung didapatkan di gaji tiap bulannya, dan gajinya cukup lumayan.

8. Anggota yang berasal dari Malaysia Timur (Sabah, Sarawak, Labuan) kebanyakannya ditugaskan di Semenanjung. Begitu juga sebaliknya, yang berasal dari Semenanjung kebanyakan ditugaskan di Malaysia Timur. Terlihat disini rotasi yang bagus, kata seorang pegawai (perwira) menjelaskan, “ini dibuat untuk meminimal anggota jadi besar kepala karena bertugas dikampung halamannya sendiri”.

9. Tidak terdapat terdapat tenaga seperti PNS dalam urusan administrasi dan lain-lain. Semua dikerjakan oleh personilnya masing-masing.

10. Untuk anggota Special Force, gaji mereka sama dengan anggota lainnya (menurut kepangkatan). Hanya yang membedakan, anggota SF mendapatkan insentif komando dan spesialisasi. Jadi semakin banyak spesialisasinya, semakin banyak juga insentif yang diterima. Yang sudah tidak “layak” lagi sebagai Komando, ditempatkan sebagai staf dan urusan administrasi.

11. Nama-nama personil SF adalah “rahasia negara”. Tidak boleh diumbar sembarangan, apalagi para perwiranya. Kecuali mungkin untuk hal-hal tertentu.

12.Tidak ada penetapan jangka waktu tertentu untuk kenaikan pangkat. Kalau kita di Indonesia bisa dihitung antara 3 s/d 4 tahun seseorang personil akan naik pangkat, disana tidak ada. Kenaikan pangkat berdasarkan prestasi si prajurit, juga tidak lupa referensi dari perwiranya. Jangan heran kalau ada personil yang sudah berumur 35 tahun masih berpangkat Prebet (Prajurit).

13. Anggota yang melanggar peraturan, indisipliner di dalam Kem ditangani oleh PM. Sedangkan yang berbuat kriminal diluar ditangani oleh PDRM. Hukumnya sama dengan yang diterima oleh warga sipil. Pernah kejadian tentara kedapatan mengutil di Supermarket ditangkap oleh Satpam, hukumannya tetap sama, diproses di Balai (Kantor) Polisi. Jadi sama sekali tidak ada pengecualian. Begitu juga dalam kehidupan sehari-hari. Antrian di supermarket, antrian di SPBU, antrian dikantor pemerintah, tidak ada yang diistimewakan, meskipun berpakaian uniform lengkap. Kedudukannya mereka tetap sama dengan warga sipil. Gabung bersama kami di Facebook Analisa Militer Terupdate

14. Berita-berita tentang ATM jarang sekali diliput oleh media. Apalagi menyangkut aspek personil, bahkan nama-nama pejabat selevel danyon, atau chart organisation saja kadang masuk dalam “Top Secret”. Kecuali mungkin memang sengaja di publikasikan, itupun jarang sekali kita dapatkan di Koran-koran, hanya melalui media khusus, semisal majalah internal, majalah Tempur atau Perajurit.

15. Rejimen Askar Melayu Diraja (RAMD) berisikan pribumi melayu semenanjung, melayu Sabah dan Sarawak, dan bisa dipastikan 100 persen muslim. Untuk yang non muslim masuk dalam Rejimen Renjer Diraja (RRD) dan korps lainnya.

DVD Anak Sholeh Film Edukasi dan Pendidikan Akhlak untuk Anak usia 2-13 Tahun. Orde Sekarang juga melalui Online Shop Kami (Klik Disini)



Berita Militer Adalah Blog DOFOLLOW Yang dapat Memberikan Backlink Kepada Pengunjung Blog ini Hanya dengan Meninggalkan KOMENTAR Anda. Kami Harap Kerjasama Anda Untuk Tetap Menjaga Reputasi Blog ini dengan tidak Berkomentar yang Berisi SPAM


EmoticonEmoticon