Handphone BlackBerry yang Dikhususkan untuk Para Pebisnis ternyata Rentan Penyadapan

Masyarakat Indonesia baru saja dikejutkan dengan adanya aktivitas penyadapan yang dilakukan oleh pemerintah Australia. Tidak tanggung-tanggung, penyadapan tersebut tak hanya dilakukan di kantor pemerintah, melainkan juga pada handphone pribadi presiden dan pejabat lainnya.




Menariknya, data yang diungkapkan oleh Edward Snowden tersebut mengungkapkan bahwa terdapat tiga merek ponsel yang menjadi intaian Australia. Tiga merek ponsel tersebut adalah BlackBerry, Nokia serta Samsung. Berikut ini adalah daftar pejabat yang disadap oleh Australia pada tahun 2009 tersebut.


Susilo Bambang Yudhoyono, jenis ponsel Nokia E90-1

Kristiani Herawati (Ani Yudhoyono), jenis ponsel Nokia E90-1

Boediono (Wakil Presiden), jenis ponsel BlackBerry Bold (9000)

Jusuf Kalla (mantan Wakil Presiden), jenis ponsel Samsung SGH-Z370

Dino Pati Djalal (juru bicara presiden urusan luar negeri), jenis ponsel Blackberry Bold (9000)

Andi Mallarangeng (juru bicara presiden urusan dalam negeri), jenis ponsel Nokia E71-1

Hatta Rajasa (Menteri Sekretaris Negara), jenis ponsel Nokia E90-1

Sri Mulyani Indrawati (Menko Ekonomi), jenis ponsel Nokia E90-1

Widodo Adi Sucipto (Menko Polkam), jenis ponsel Nokia E66-1

Sofyan Djalil (Menteri Komunikasi dan Informatika), jenis ponsel Nokia E90-1


Dari tiga merek ponsel tersebut, tentunya yang cukup menarik adalah BlackBerry. Perusahaan asal Kanada yang saat ini tengah mencoba bangkit tersebut ternyata tak luput dari sasaran penyadapan. Padahal handphone BlackBerry digadang-gadang memiliki sistem keamanan yang lebih canggih dibandingkan smartphone lain. Dan smartphone ini pun ditujukan untuk para pebisnis. Menurut Wikipedia, smartphone ini dilabeli sebagai perangkat vital untuk keamanan nasional oleh Departemen Pertahanan dan Pemerintah Federal Amerika Serikat.

Berita Militer Adalah Blog DOFOLLOW Yang dapat Memberikan Backlink Kepada Pengunjung Blog ini Hanya dengan Meninggalkan KOMENTAR Anda. Kami Harap Kerjasama Anda Untuk Tetap Menjaga Reputasi Blog ini dengan tidak Berkomentar yang Berisi SPAM


EmoticonEmoticon