Saturday, August 30, 2014

Amerika dan Uni Eropa Kerjasama Pembuatan Pesawat Berkecepatan Tinggi 5 Kali Kecepatan Suara

Amerika dan Uni Eropa ingin kembangkan pesawat dengan kecepan
lima kali kecepatan suara.
Menurut laporan media asing, pesawat ruang angkasa dianggap sebagai pesawat terbang yang dapat lepas landas dari bandara biasa, dan dengan mudah masuk ke orbit. Amerika sebelumnya pernah mengembangkan pesawat ruang angkasa, karena alasan teknis, pesawat ruang angkasa belum dapat direalisasikan, kesulitan terbesarnya terletak pada sistem tenaga penggerak.
Pesawat ruang angkasa harus menerobos atmosfer dan masuk ke orbit. Oleh karena itu, membutuhkan airbreathing jet engine dan mesin roket, sementara tenaga hybrid adalah kendala teknologi pesawat ruang angkasa yang belum dapat direalisasikan. Indonesia produksi senjata sniper (penembak jitu) terbaik dan termurah di kelasnya....
Air Force Research Laboratory saat ini sedang mengembangkan mesin roket bernapas sinergis (Sabre) untuk pesawat ruang angkasa, dan kemungkinan akan bekerja sama dengan perusahaan Inggris, untuk memberikan tenaga dorong bagi pesawat ruang angkasa masa depan.
Perusahaan Inggris juga sedang mengembangkan pesawat ruang angkasa dan mesinnya, yaitu mesin roket bernapas sinergis (SABRE), yang dapat lepas landas seperti pesawat pada umumnya dari bandara, kemudian mempercepat dengan kecepatan supersonik melalui tenaga dorong gabungan, hingga akhirnya mencapai kecepatan memasuki orbit, dan menjalankan berbagai misinya. Konspirasi dan Rekayasa peristiwa G-30 S PKI....
Karakteristik mesin roket bernapas sinergis SABRE berukuran kecil, tenaga dorong yang mumpuni, dapat dipercepat hingga kecepatan supersonik dalam waktu singkat, adalah mesin scramjet yang mendukung pembakaran supersonik dan tidak akan padam. Sehingga mesin seperti ini memiliki keunggulan teknologi yang lebih kuat daripada mesin tradisional, mendukung sistem pembakaran di dalam atmosfer, tanpa menggunakan mesin roket yang mengkonsumsi sejumlah besar propelan.
Selain Amerika Serikat, Eropa juga memiliki proyek pesawat luar angkasa sendiri, seperti prototype pesawat ruang angkasa Skylon dari European Space Agency. Pesawat ini dilengkapi dengan dua mesin roket bernapas sinergis SABRE, dengan kemampuan penerbangan hipersonik, dan dapat dengan mudah menambah kecepatan hingga lebih dari lima kali kecepatan suara.
Pesawat ruang Skylon akan mengaktifkan mesin roket saat akan masuk ke luar angkasa pada ketinggian lebih dari 100 km, di saat demikian kecepatan pesawat akan bertambah untuk memenuhi persyaratan memasuki orbit.
Proses pengembangan mesin roket bernapas sinergis SABRE mendapat dukungan dari Laboratorium Penelitian Angkatan Udara Amerika, yang juga memiliki program R & D sendiri, seperti penggunaan teknologi pertukaran panas yang baru untuk meningkatkan kemampuan mesin terhadap regangan suhu.
Bentuk dan Fungsi mesin rancangan pesawat
tercepat desain dari amerika dan uni eropa.
Pesawat dengan mesin SABRE yang mendukung pembakaran hidrogen dan oksigen, adalah mesin airbreathing, untuk memenuhi syarat penerbangan pada ketinggian 26 km dengan kecepatan Mach 5, saat bahan bakar hidrogen cair diaktifkan, mesin akan masuk ke modus orbit, dan dapat mempercepat masuk ke orbit.
Ditilik dari sudut pandang tertentu, pesawat dengan mesin seperti ini merupakan pesawat terbang satu tahap masuk ke orbit, panjang pesawat konseptual 84 meter, dengan bobot lepas landas mencapai 300 ton. Jenis ini sebanding dengan sebuah pesawat komersial jumbo, sistem pendingin yang digunakan juga lebih canggih dan dapat mendinginkan suhu 1.000 derajat Celcius hingga minus 150 derajat Celcius. Teknologi ini sangat membantu pada bodi dan mesin pesawat yang overheating, karena bisa dengan cepat menurunkan suhu.
Peneliti di Farnborough International Airshow mengungkapkan bahwa program pesawat ruang angkasa saat ini telah menyelesaikan lebih dari 700 proyek percobaan. Kini yang sedang dikembangkan oleh para insinyur adalah sistem pendingin mesin, jika berhasil mengembangkan pesawat ruang angkasa, maka perlintasan jalur Atlantik dipastikan akan sangat menarik.
Tapi sebagai proyek pertahanan, badan antariksa AS tidak akan mengungkapkan terlalu detail terkait pesawat ruang angkasa, karena memertimbangkan proyek pesawat ruang angkasa dari Badan Antariksa Eropa tidak hanya merupakan bagian dari Eropa, tetapi Amerika juga terlibat pada proyek ini.


PESAN TIKET PESAWAT, KERETA, HOTEL DAN PULSA

Alutsista China : Serupa Tapi Tak Sama

Pesawat Amerika dan Rusia
Tidak ketinggalan ditiru china.
Untuk urusan alutsista China tampak memilih kosa kata “tidak ada kompromi”. Berbagai alutsista negara lain diimitasi yang kemudian diperbaiki dan modifikasi di kemudian hari. Hasilnya, China kini memiliki berbagai jenis Alutsista modern, canggih dan mulai mengekspornya ke luar negeri. Pencapaian ini bukan suatu yang mereka dapatkan secara instan tetapi butuh waktu yang sangat lama sampai berubah menjadi negara dengan kekuatan ekonomi dan militer terkuat setelah amerika dan rusia.

China memilih mengkloning pesawat tempur blok timur dan barat karena mereka percaya dengan kekuatan yang dimiliki rusia dan amerika itulah akan membawa mereka menjadi negara adidaya selanjutnya. Pengkloningan inipun bukan semuanya ditiru seratus persen, tetap ada bagian-bagian tertentu yang dimodifikasi sehingga merubah pesawat atau helikopter made in china tapi masih serasa buatan blok timur dan barat. 

Pesawat Sukhoi dan Helikopter Eropa
yang dikloning China.
Anda pasti sering mendengan kecanggihan yang dimiliki china serta kecerdikan merubah sesuatu yang mahal menjadi barang mewah dengan harga murah meriah. Tidak menutup kemungkinan kedepan mereka akan menjadi negara adidaya dengan kekuatan militer yang bermuara ke blok timur dan barat alias china menjadi sentral produk kloningan bagi siapasaja yang tidak mampu membeli teknologi asli dari Rusia dan Amerika. 

Apakah indonesia berminat membeli alutsista buatan china? Menurut kami, hal ini juga bisa jadi pertimbangan mengingat indonesia sedang membutuhkan banyak alutsista utama seperti pesawat tempur, helikopter, pesawat angkut dan sebagainya. Tetapi tetap memperhatikan kelayakan dan kualitas meskipun barang tersebut di produksi oleh negara tiongkok. Untuk mendapatkan tawaran harga miring, bisa jadi china sebagai salahsatu opsi yang perlu dipertimbangkan pemerintah kita, tapi jangan mengesampingkan kualitas suatu barang/alutsista itu sendiri. Bagaimana menurut pembaca, setuju dengan pendapat kami atau anda punya pendapat sendiri? Mari kita diskusikan masalah ini di kolom komentar dibawah. 

Pesawat dan Helikopter Amerika menjadi korban selanjutnya
Inilah bukti kalau china benar-benar berupaya sekuat mungkin untuk menjadi
negara adidaya selanjut mengimbangi Amerika dan Rusia.

PESAN TIKET PESAWAT, KERETA, HOTEL DAN PULSA
HUBUNGI KAMI MELALUI 085776198625

Tim Jupiter Aerobatik TNI AU, Atraksi Udara Memukau Dari Indonesia

Tim Jupiter Aerobatik merupakan salahsatu tim terbaik di asia tenggara dan juga telah diakui dunia. Penampilan mereka pada acara Air Show pun membuat para penonton dari berbagai negara berdecak kagum. Atraksi ini pun yang membuat mereka memperoleh berbagai penghargaan mulai penghargaan tingkat nasional, Asean, Asia dan dunia keren kan? 

Pada kesempatan kali ini kami ingin mengajak pembaca semua untuk menikmati penampilan Jupiter Aerobatik. Semoga Tim Jupiter ini tetap menjadi kebanggaan kita semua dan pemuda-pemudi bangsa indonesia dapat ikut bergabung bersama mereka di kemudian hari. Satu lagi harapan kami yaitu pertunjukan Tim Jupiter menggunakan pesaawat yang lebih canggih lagi sepeti T 50 Golden Eagle atau pesawat tempur canggih lainnya. Pertanyaannya bisakah hal itu diwujudkan?

Inilah koleksi lengkap atraksi udara Tim Jupiter TNI AU yang membanggakan itu :

1. Penampilan di Langit Jakarta













2. Penampilan di Singapura








3. Atraksi Memukau Lainnya









PESAN TIKET PESAWAT, KERETA, HOTEL DAN PULSA





Friday, August 29, 2014

Perkembangan Pesawat Tempur Generasi Pertama Sampai Generasi Ke Enam

Perkembangan Pesawat Tempur
Dari Generasi Pertama Sampai Kelima,
Dari yang Jadul sampai Siluman.

Pesawat tempur Amerika terbaru, F-22 Raptor dan F-35 JSF atau T-50 Rusia sering disebut-sebut sebagai pesawat tempur generasi kelima. Ada juga generasi 4 atau 4,5 seperti beberapa varian Sukhoi dan F-18 Super Hornet. Kali ini kita akan membahas pengertian istilah "generasi" pada pesawat tempur dan tipe-tipe pesawat yang temasuk di dalamnya.


Istilah "generasi" pada pesawat tempur mengacu pada fitur yang terdapat pada pesawat tempur tersebut, dimana pesawat tempur dari sebuah generasi tertentu memiliki tipe mesin, avionik dll tertentu dan pesawat tempur generasi berikutnya bisa dipastikan memiliki tipe mesin, avionik dll yang lebih unggul (superior) Terminologi tidak resmi mengenai istilah generasi ini dikemukakan oleh Richard P. Hallion, seorang senior adviser mengenai isu kedirgantaraan di Pentagon, Amerika Serikat. Tahun 2024 Indonesia akan punya 8 Skadron Pesawat Tempur....

Amerika Mengembangkan Pesawat Tempur
F-22 Raptor dan Rusia Dengan Sukhoi
PAK FA Menunjukkan Persaingan
Pesawat Tempur Kedua Blok ini.
Tidak ada pusat register yang mengkualifikasi sebuah jet tempur itu masuk generasi mana, dan pengkategorion "generasi" ini juga tidak selalu tepat. Terkadang masih banyak terdapat perbedaan pendapat diantara analis-analis kedirgantaraan. Setiap generasi pesawat tempur biasanya dua kali lebih mahal (rata-rata, dalam dolar konstan) dari generasi sebelumnya. Baca selengkapnya, Panglima TNI tertarik pesawat tempur Sukhoi Su-35 Rusia....

Namun, setiap generasi juga sekitar dua kali lebih aman untuk terbang dan lebih mudah dioperasikan. Tentu, setiap generasi dua kali lebih efektif seperti sebelumnya.

1. Generasi Pertama (1945-1955)
Generasi ini meliputi semua pesawat tempur awal sampai dengan pesawat tempur yang digunakan dalam Perang Korea. Model awalnya serupa dengan kontruksi pendahulunya, yaitu menggunakan mesin turbojet generasi 1 dan 2. Pesawat-pesawat dari generasi pertama ini cukup sulit untuk diterbangkan dan mesinnya masih belum bisa diandalkan. Pesawat tempur generasi pertama antara lain Messerschmitt Me 262 Jerman dan Meteor Gloster Inggris saat Perang Dunia II. Baca juga, China ingin membeli Sukhoi Su-35 karena bisa menembak ke belakang....

Pada saat Perang Korea, pesawat generasi pertama yang digunakan adalah MiG 15 yang berhadapan dengan F-86 Sabre. Pesawat tempur generasi pertama, antara lain :
Jerman : Messerschmitt Me 262, Heinkel He 162.
Inggris : Gloster Meteor, de Havilland Vampire, Hawker Sea Hawk, Supermarine Attacker
Perancis : Dassault Ouragan.
Amerika Serikat : Bell P-59 Airacomet, Lockheed P-80 Shooting Star, McDonnell FH Phantom, Ryan Aeronautical FR Fireball.
Uni Soviet : Mikoyan-Gurevich MiG-9 'Fargo', Yakovlev Yak-15/17 'Feather'.

2. Generasi Kedua (1950-1965)
Pesawat tempur generasi kedua sudah lebih handal namun masih berbahaya untuk mengoperasikannya. Pesawat tempur generasi ini mulai menggunakan radar onboard dan rudal passive-homing infrared-guided (IR). Tingkat sensor rudal IR ini masih rendah dan bidang pandangnya sangat sempit (biasanya tidak lebih dari 30°). Baca selengkapnya, Melihat hubungan persahabatan antara Fidel Kastro dan Bung Karno.....

Yang termasuk ke dalam pesawat tempur generasi kedua ini , antara lain :
Perancis : Dassault Super Mystère, Dassault Étendard IV, Dassault Mirage III/Dassault Mirage 5
India : HAL HF-24 Marut
Israel : IAI Nesher
RRC : Shenyang J-6, Chengdu J-7
Uni Soviet : Mikoyan-Gurevich MiG-19, Mikoyan-Gurevich MiG-2, Sukhoi Su-7, Sukhoi Su-9/Sukhoi Su-11, Yakovlev Yak-38 (AL)
Swedia : Saab 32 Lansen, Saab 35 Draken
Inggris : De Havilland Sea Vixen (AL), English Electric Lightning, Gloster Javelin, Hawker Hunter, Supermarine Scimitar (AL), Supermarine Swift
Amerika Serikat : Chance Vought F-8 Crusader (AL), Convair F-102 Delta Dagger, Convair F-106 Delta Dart, Douglas Aircraft Company F4D Skyray (AL), Grumman F-11 Tiger (AL), Lockheed Corporation F-104 Starfighter, McDonnell Aircraft F-101 Voodoo, North American Aviation F-100 Super Sabre, North American Aviation FJ-4 Fury (AL), Republic Aviation Company F-105 Thunderchief

3. Generasi Ketiga (1965-1975)
Pola dasar dari pesawat tempur generasi ini adalah McDonnell Douglas F-4 Phantom II, merupakan pesawat tempur AS dengan jumlah produksi terbanyak sampai saat ini. Pesawat tempur generasi ketiga, antara lain :
Perancis : Dassault Mirage F1, Dassault-Breguet Super Étendard (AL)
Iran : HESA Azarakhsh, HESA Saeqeh
Israel : IAI Kfir
Italia : Aeritalia F-104S
Jepang : Mitsubishi F-1
RRC : Chengdu J-7E/G, Shenyang J-8/Shenyang J-8II
Afrika Selatan : Atlas Cheetah
Uni Soviet : Mikoyan-Gurevich, MiG-21bis, Mikoyan-Gurevich MiG-23, Mikoyan-Gurevich MiG-25, Sukhoi Su-15, Sukhoi Su-17, Tupolev Tu-28
Swedia : Saab 37 Viggen
Inggris : British Aerospace Sea Harrier (AL), BAE Harrier II (AL)
Amerika Serikat : McDonnell Douglas F-4 Phantom II, Northrop F-5

4. Generasi Keempat (1970-2010)
Desain pesawat generasi keempat sangat dipengaruhi dari "pelajaran" yang diperoleh pada pesawat generasi ketiga. Pesawat tempur generasi ini antara lain F-14, F-15, F-16 dan F-18 dengan fitur: Generasi 4,5. Analis kedirgantaraan Amerika Serikat mendefinisikan pesawat tempur generasi 4,5 adalah pesawat tempur yang menggunakan radar AESA,  kapasitas data-link yang tinggi, upgrade avionik dan kemampuan untuk menggunakan senjata canggih yang ada saat ini dan masa depan. 

Pesawat tempur generasi 4 dan 4,5, antara lain :
Perancis : Dassault Mirage 2000/N/D, Dassault Rafale
India : India, HAL Tejas
Rusia : Sukhoi Su-30MKI
Israel : IAI Kfir (C.10 and C.12)
RRC : Chengdu J-10, Shenyang J-11, Shenyang J-15 (proposed for AL), Shenyang J-16, AIDC F-CK-1 Ching- kuo
Pakistan : JF-17 Thunder
Uni Soviet - Rusia : Mikoyan MiG-29/MiG-29M/MiG-35, Mikoyan MiG-29K (AL), Mikoyan MiG-31, Sukhoi Su-27/Su-30/ Su-35 , Sukhoi Su-33 (AL), Sukhoi Su-34 , Sukhoi Su-30
Korea Selatan : KAI FA-50
Swedia : Saab JAS 39 Gripen
Inggris (Join) : Eurofighter Typhoon
Italia (Join) : Panavia Tornado ADV
Amerika Serikat : General Dynamics/Lockheed Martin F-16 Fighting Falcon, Grumman F-14 Tomcat (AL), McDonnell Douglas F/A-18 Hornet/F/A-18E/F Super Hornet (AL), McDonnell Douglas/Boeing F-15
Eagle/F-15E Strike Eagle/F-15SE Silent Eagle
Jepang (Join) : Mitsubishi F-2

5. Generasi Kelima (1995 - 2025)
Desain pesawat generasi kelima ini umumnya lebih terfokus pada radar cross-section (RCS), body terbuat dari bahan komposit guna menghasilkan fitur siluman dan mengurangi bobot pesawat dan prosessor utama mengontrol semua sensor dan menggunakan mesin berkinerja tinggi.

Yang termasuk kedalam kategori Pesawat tempur generasi kelima, antara lain :
Amerika Serikat : Lockheed Martin/ Boeing F-22 Raptor (Production - 195 aircraft), Lockheed Martin F-35 Lightning II (Join) masih dalam tahap pengembangan.
Rusia : Sukhoi PAK FA T-50 , Mikoyan LMFS (masih dikembangkan) 
RRC : J-20, J-31 (masih dikembangkan)
India : Advanced Medium Combat Aircraft (masih dikembangkan)
Korea/ Indonesia : KAI KF-X - 2020 (masih dikembangkan)
Rusia/ India : Sukhoi/HAL FGFA (masih dikembangkan)
Jepang : Mitsubishi F-3 - 2027 (masih dikembangkan)

6. Generasi Keenam (Rencana)
Pada Generasi Ini diprediksikan Seluruh Kesatuan
Militer akan menggunakan robot menggantikan manusia
dan meminimalisir korban dari pasukan militer. Tidak menutup
kemungkinan Pesawat tempur juga akan dipiloti oleh robot.
Pesawat tempur generasi keenam ini belum pernah ada, masih konseptual. Namun Amerika Serikat menargetkan pesawat generasi keenam sudah akan memperkuat Angkatan Udara dan Angkatan Laut AS pada rentang 2025-2030.

Berbicara mengenai Rusia, hingga kini negara ini masih mengembangkan pesawat tempur generasi ke-5 mereka, meskipun beberapa turunan dari Su-27 setidaknya sudah generasi 4,5. Salah satu penyebab Uni Soviet runtuh adalah kenyataan bahwa mereka kala itu tidak mampu mengembangkan pesawat tempur generasi ke-5 untuk tetap kompetitif dengan Amerika.

Uni Soviet banyak memilki ide menarik di papan gambar dan dalam pengembangan industri kedirgantaaraan, namun kebangkrutan sebagian besar industri penerbangan militer mereka selama tahun 1990-an telah menghancurkan segalanya. Saat ini Rusia sedang berencana untuk membuat pesawat tempur generasi ke-6 yang kemungkinan akan diawaki oleh robot.


PESAN TIKET PESAWAT, KERETA, HOTEL DAN PULSA

Rudal Pertahanan Udara Rusia S-300 Pensiun Untuk Angkatan Udara Rusia dan Diperbaharui dengan Rudal S-400

Sistem Pertahanan Udara
Rusia Rudal S-300 Perkuat
 Militer Suriah.
Tipe S-300P dan turunannya telah digantikan oleh S-400. Saat ini, S-400 telah digunakan oleh tujuh resimen tentara Rusia. ITAR-TASS Salah seorang informan ITAR-TASS dari Industri Pertahanan Rusia menyatakan tahun depan para produsen senjata lokal Rusia akan menghentikan pembuatan S-300, baik untuk kepentingan angkatan bersenjata Rusia, maupun untuk permintaan ekspor. Namun, ia menjelaskan bahwa komponen penunjang sistem S-300 tetap akan diproduksi, jumlahnya akan terus bertambah dalam waktu dekat.

Tidak ketinggalan, Indonesia pun
Mendapat Tawaran Menarik
Yaitu Pertahanan Udara Rusia ini.
Salahsatu sumber terkait menyatakan hal tersebut diperlukan untuk menunjang kesiapan tempur senjata Rusia yang sesungguhnya. “Kami menilai sistem pertahanan udara tersebut masih bisa digunakan secara efektif hingga sepuluh tahun ke depan,”. Disebutkan bahwa S-300 akan digantikan oleh sistem pertahanan udara generasi terbaru secara menyeluruh. “S-400 akan menjadi sistem pertahanan udara utama bagi angkatan bersenjata Rusia, namun secara bersamaan S-300 tetap akan digunakan. Sementara, produksinya tidak akan dilakukan sekaligus,” kata narasumber tersebut. Ia juga menambahkan saat ini para produsen senjata udara Rusia telah gencar mempromosikan S-400 di pasar mancanegara. Baca, Teknologi Kamuflase Pada Pesawat Tempur Masa Depan....

Sistem Pertahanan Udara yang Sangat
Sulit Ditembusi Pesawat Tempur Fighter 
S-300 merupakan kumpulan sistem pertahanan udara yang memiliki modifikasi dan turunan dengan fungsi dan spesifikasi yang berbeda-beda. Kesalahan penggunaan kata S-300 terjadi pada 2011 lalu, ketika media Rusia sempat memberitakan penghentian produksi S-300, padahal hanya tipe S-300PS dan S-300PM saja yang tak lagi diproduksi, bukan seluruh S-300. Unit S-300PM terakhir untuk tentara Rusia diproduksi pada 1994. Sejak saat itu, Rusia hanya memproduksi tipe tersebut untuk ekspor. Dua tahun lalu, Wakil Ketua Dewan Pakar Ahli Non-Institusi Pertahanan Udara dan Antariksa Igor Ashurbeyli menyatakan bahwa produsen senjata tak lagi menerima pemesanan ekspor baru untuk senjata tersebut. Baca juga, Negara-negara Pemakai Pesawat F-16 Falcon di Dunia....

Tipe S-300P dan turunannya telah digantikan oleh S-400. Saat ini, S-400 telah digunakan oleh tujuh resimen tentara Rusia. Senjata terbaru tersebut belum pernah dikirim ke luar negeri. meski banyak negara yang berminat untuk membelinya. Kebanyakan negara lain tak terlalu tertarik dengan senjata tipe S-300P. Ada pula S-300V dan modifikasi turunannya yang dikembangkan oleh produsen senjata militer lain. Hingga saat ini, tipe S-300V masih dibuat dan digunakan oleh angkatan perang Rusia. Sistem pertahanan udara ini dibuat dari komponen dasar tersendiri dan digunakan sebagai sistem pertahanan udara untuk perang, bukan sistem pertahanan udara perlindungan objek vital negara, seperti S-300. Pesawat Tempur F-16 Blog 60/61 Kandidat Terkuat Pengganti F-5 Indonesia....

Pengembangan terbaru S-300 adalah S-300V4. Berdasarkan program militer pemerintah Rusia, hingga 2020 nanti S-300V4 akan digunakan oleh tentara Rusia secara berkelanjutan tanpa jeda produksi sama sekali. Modernisasi sistem S-300V dan S-300VM digunakan untuk melumpuhkan rudal balistik dan sasaran di udara hingga jarak lebih dari 300 kilometer. S-300V4 lebih unggul dibanding tipe lain berkat adanya penggunaan komponen-komponen dasar dan pendukung, serta alat komputasi terkini dan muktahir. Tahun lalu, angkatan perang Rusia telah menerima tiga unit S-300V4. Hingga tahun depan, masih ada tiga divisi yang akan mendapatkan S-300V4.

PESAN TIKET PESAWAT, KERETA, HOTEL DAN PULSA

APA ARTI KODE ”F”, ”A”. ”B”, ”F/A” PADA PESAWAT MILITER?

F-117 Nighthawk, Jet Tempur
Siluman Milik Angkatan Udara AS
Setiap pesawat tempur juga memiliki nama yang biasanya menggunakan kode huruf dan angka. Sebut saja F-16, F-15, F-14, F-22 dan seterusnya. Apa maksud dari kode itu sebenarnya? Untuk F sebenarnya mudah karena huruf ini diambil dari kata Fighter. Artinya ini adalah pesawat tempur. Tetapi bagaimana jika kemudian muncul F / A-18? Nah, dalam kasus ini, “F” tetap mewakili ”Fighter” sementara A adalah adalah singkatan untuk pesawat tempur yang bisa digunakan melawan pasukan darat. Mungkin sebutan yang paling terkenal lainnya di antara pesawat adalah pesawat pembom itu” B, “dikenakan begitu terkenal oleh legendaris B-52 dan B-2 ramping, antara lain. Dukung Pengadaan Sukhoi Su-35 BM sebagai Pesawat Tempur Pengganti F-5....

F-22 Raptor adalah pesawat tempur
siluman buatan Amerika Serikat.
Pesawat ini awalnya direncanakan
untuk dijadikan pesawat tempur
superioritas udara untuk
Sistem ini dikenal, resmi, sebagai Tri-Service Aircraft Designation System 1962 antara angkatan bersenjata AS untuk fitur sistem terpadu penamaan sayap tetap dan rotary. Sebelum sistem baru, Angkatan Udara menggunakan kode “P” yang diambil dari kata asal ” pursuit” atau pemburu. Kala itu muncul nama sejumlah pesawat seperti P-51 Mustang, P-47 Thunderbolt dan P-3 Lightning. Sementara Angkatan Laut, menggunakan “F” sebutan untuk pesawat tempur. Hal ini tentu akan membingungkan sehingga kemudian digabung. Lihat, Inilah Pesawat Tempur Terbaik di Dunia Saat ini.....

Dari waktu ke waktu istilahnya makin banyak karena perkembangan fungsi pesawat itu sendiri. Ada istilah A, KC, B dan sebagainya. Untuk lebih jelasnya lihat daftar di bawah ini: 
  1. A-Attack
  2. B-Bomber
  3. C-Transport
  4. E-Special Electronic Installation
  5. F-Fighter
  6. L-Laser
  7. O-Observation
  8. P-Patrol
  9. R-Reconnaissance S – Antisubmarine
  10. T-Trainer
  11. U-Utility
  12. X-Research
  13. Modified Mission
  14. C-Transport
  15. D-Director
  16. E-Special Electronic Installation
  17. F-Fighter
  18. H-Search and Rescue/ Medevac
  19. K-Tanker
  20. L-Cold Weather
  21. M-Multi-mission
  22. O-Observation
  23. P-Patrol
  24. Q-Drone
  25. R-Reconnaissance
  26. S-Antisubmarine
  27. T-Trainer
  28. U-Utility
  29. V- Staff
  30. W-Weather
  31. Vehicle Type
  32. D-UAV Control Segment
  33. G-Glider
  34. H-Helicopter
  35. Q-Unmanned Aerial Vehicle
  36. S-Spaceplane
  37. V-Vertical Takeoff and Landing (VTOL)/Short Takeoff
  38. and Landing (STOL)
  39. Z-Lighter-Than Air Vehicle
  40. Status Prefix
  41. G-Permanently Grounded
  42. J-Special Test (Temporary)
  43. N-Special Test (Permanent)
  44. X-Experimental
  45. Y-Prototype
  46. Z-Planning

Thursday, August 28, 2014

Dukung Pengadaan Sukhoi Su-35BM Sebagai Pengganti F-5E/F Tiger II Skadron Udara 14

Saat ini, F-5 Tiger II Skadron Udara 14 pengadaan 1980 usianya sudah lebih dari 30 tahun. Tentu saja kesiapannya pasti menurun. Ditambah lagi dengan sparepart yang mungkin sudah mulai jarang. Pemerintah mempunyai rencana untuk melakukan peremajaan dan sedang mempertimbangkan beberapa opsi yang tersedia di pasaran dan sedang ditawarkan oleh produsen. 

Diantaranya adalah Sukhoi Su-35BM. Penempur asal Russia tersebut merupakan fighter state-of-the-art Russia. AU Russia sendiri mulai mempergunakannya sembari menunggu PAK-FA siap di operasikan. Kita harapkan, pesawat tempur Sukhoi Su-35BM ini dapat segera memperkuat TNI-AU dan menjadikan Skadron 14 ini sebagai skadron Heavy Fighter menemani Skadron Udara 11 yang mengoperasikan Sukhoi Su-27SK dan Su-30MK2.

Jika keputusan pemilihan Sukhoi Su-35BM ini jadi diambil oleh pemerintah, maka TNI AU akan mempunyai 2 Skadron Udara Light Fighter dengan armada BAe Hawk 109/209 (Skadron Udara 1 dan 12), 2 Skadron Medium Fighter (Skadron Udara 3 dan 16) serta 2 Skadron Heavy Fighter (Skadron Udara 11 dan 14) diluar Skadron COIN (Skadron Udara 21) dan Skadron LIFT (Skadron Udara 15). Diversifikasi asal penempur seperti ini pastinya akan menambah daya tahan TNI-AU menghadapi momok bernama embargo. Seperti kita ketahui, bukan hanya Amerika dan Inggris/Uni Eropa, bahkan Russia pun bisa melakukan embargo, seperti yang baru baru ini dijatuhkan Russia kepada Korea Utara, Iran dan Libya yang dianggap sebagian besar orang adalah negara “sahabat” Russia.

Namun, bagaimanapun, Sukhoi -Su-35BM adalah pesawat tempur canggih yang kehadirannya kita perlukan untuk menjaga kedaulatan Republik ini. Terlebih ditengah kehadiran pesawat tempur canggih yang akan dimiliki oleh negara tetangga kita. Kita harapkan pula, dengan kehadiran Sukhoi Su-35BM ini, ada skadron udara yang digeser ke Indonesia Bagian Timur, karena kekosongan satuan pemukul di wilayah tersebut. Dan kita harapkan pula, pengadaan Sukhoi Su-35BM untuk TNI AU ini dilakukan sekaligus satu skadron dan full armament, tidak ngeteng seperti pengalaman pengadaan Sukhoi 27/30 Skadron Udara 11 yang membutuhkan waktu 10 tahun untuk melengkapi skadronnya.

PESAN TIKET PESAWAT, KERETA, HOTEL DAN PULSA